Malang,Progresmu-(04/02/2025) - Di tengah gempuran budaya modern, sekelompok mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) https://umm.ac.id/yang tergabung dalam program pengabdian masyarakat "Baktiku Negeri" kelompok 1 "Bina Satya" menunjukkan kepeduliannya terhadap warisan budaya lokal. Dengan mengambil tema pariwisata, mereka menggelar kegiatan pembuatan Topeng Malangan yang berkolaborasi dengan Sanggar Multitomo.
Kelompok yang beranggotakan Intan Ayu Lestari, Rinindy Eka Cahyani, Ryan Syahputra, Mitha Dina Anggita, dan Carina Febrianti ini berhasil menarik perhatian generasi muda untuk mengenal dan melestarikan kerajinan Topeng Malangan. Kegiatan ini tidak hanya memberikan edukasi tentang sejarah dan teknik pembuatan topeng, tetapi juga mengajak peserta untuk berkreasi dan mengekspresikan diri melalui seni topeng.
"Kami ingin generasi muda tidak melupakan warisan budaya kita," ujar , Rinindy Eka Cahyani salahsatu kelompok PMM. "Topeng Malangan bukan hanya sekadar kerajinan, tetapi juga memiliki nilai filosofis dan sejarah yang tinggi."
Kolaborasi dengan Sanggar Murtitomo, sanggar yang dikenal konsisten melestarikan seni topeng, memberikan warna tersendiri dalam kegiatan ini. Para peserta mendapatkan kesempatan untuk belajar langsung dari para ahli dan merasakan pengalaman membuat topeng secara langsung.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan pelaku pariwisata. Mereka berharap, inisiatif mahasiswa UMMhttps://umm.ac.id/ ini dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk turut serta melestarikan budaya lokal.
"Ini adalah contoh nyata bagaimana generasi muda dapat berkontribusi dalam pengembangan pariwisata budaya," kata Jamburi, Kepala desa sangguruh. "Kami berharap, kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan dan menjadi tren baru di Malang."
DPL. :Frendy Aru Fantiro, M.Pd
Penulis :Ryan Syahputra
Editor : Suryana rizky Romadhoni
Komentar
Posting Komentar