Ahad, 28 Juni 2026, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Dau Kab. Malang menggelar agenda Konsolidasi Organisasi yang bertajuk "Komitmen Ber muhammadiyah: PRM dan AUM sebagai Ujung Tombak Dakwah Berkemajuan" Acara yang digelar di Aula BAU Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), dihadiri seluruh Pimpinan Ranting (PRM) di bawah naungan Cabang Dau, Pimpinan Amal Usaha (AUM), Majelis dan Lembaga Ortom Muhammadiyah. Konsolidasi Organisasi kali ini diawali dengan pengajian umum yang disampaikan oleh Prof. Dr. Khozin, M.Si., Ketua Majelis Dikdasmen-PNF PWM Jawa Timur. Sukma Jaya, S.Ag.,M.Pd. dalam sambutannya menyampaikan, bahwa kondisi saat ini sedang tidak baik-baik saja, termasuk di dalam organisasi Muhammadiyah. Karena pentingnya hal itu, perlu diadakan Konsolidasi Organisasi dalam segala lini, baik itu konsolidasi Ideologinya, Organisasi dan pengabdiannya, demi melanjutkan komitmen Bermuhammadiyah dan Dakwah Berkemajuan. Hadir dalam acara tersebut, perwakilan Pimpinan...
Ketika Otak, Perut dan Hati Kosong. Ada ungkapan menarik: “Tidak seperti perut, otak tidak akan memberitahu kita ketika isinya kosong.” Ada lagi: “Tidak seperti perut, hati tidak selalu mengatakan kepada kita bahwa isinya kosong.” Ini menarik. Sebab perut itu termasuk anggota tubuh yang jujur. Kalau lapar, ya berbunyi. Tidak perlu seminar, tidak perlu penelitian, tidak perlu ditanya ustaz. Perut langsung memberi pengumuman sendiri. Tetapi otak tidak begitu. Orang yang kurang ilmu kadang tidak merasa bahwa ilmunya kurang. Malah kadang merasa paling tahu. Ini yang repot. Karena kalau orang lapar, ia mencari makanan. Tetapi kalau orang tidak tahu bahwa dirinya tidak tahu, ia tidak merasa perlu belajar. Makanya orang alim itu biasanya justru merasa ilmunya sedikit. Semakin banyak membaca, semakin sadar bahwa yang belum diketahui masih banyak. Sebaliknya, orang yang baru mengetahui satu atau dua hal kadang sudah merasa semua persoalan selesai. Karena itu, Allah bertanya dal...