Semanding, Dau – Suasana hangat dan penuh keakraban terasa dalam kegiatan Kajian dan Halalbihalal Muhammadiyah Ranting Semanding yang digelar pada Kamis malam, 16 April 2026 pukul 19.30 WIB di Masjid At-Tanwir Semanding, Kecamatan Dau. Acara ini menjadi momentum penting untuk mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus memperkuat silaturahmi antar jamaah Muhammadiyah lintas ranting. Tidak hanya dihadiri oleh jamaah Muhammadiyah Ranting Semanding, kegiatan ini juga diikuti oleh jamaah dari berbagai ranting lain seperti Sumbersekar, Dadaprejo (Kota Batu), hingga Jetak Ngasri. Kehadiran lintas wilayah ini mencerminkan semangat kebersamaan dan kepedulian untuk terus menjaga persatuan umat. Dalam sambutannya, Ketua Ranting Muhammadiyah Semanding, Kahar Mashur, menyampaikan bahwa jamaah Muhammadiyah di wilayah Semanding berasal dari berbagai latar belakang, termasuk warga yang tinggal di sejumlah perumahan seperti Puncak Permata Sengkaling, Arjuna View, Le Bana, hingga Istana Savira. ...
Merawat Gaya Sentripetal Iman di Bulan Syawal Sukma J Beberapa hari lalu, kita baru saja meninggalkan madrasah agung bernama Ramadhan. Kita telah melatih jiwa, menundukkan syahwat, dan membasahi lisan dengan zikir. Namun, kini kita memasuki bulan Syawal—bulan yang berarti "peningkatan", namun sering kali menjadi titik balik di mana grafik ibadah kita justru menurun. Dalam perenungan dunia sains, kehidupan kita sering kali terjebak dalam apa yang disebut Gaya Sentrifugal. Bayangkan sebuah benda yang berputar sangat kencang. Semakin cepat putarannya, muncul gaya yang mendorong benda itu untuk terlempar keluar, menjauh dari pusatnya. Apalagi bila benda yang diputar semakin berat, maka potensi terlemparnya semakin jauh. Begitu jugalah dunia setelah Ramadhan. Kesibukan kerja, ambisi materi, dan godaan ego kembali berputar kencang di hadapan kita. Jika kita tidak waspada, gaya sentrifugal duniawi ini akan melempar jiwa kita jauh dari Pusat Kesucian (Fitrah) yang baru saja kita r...